Thursday, February 23, 2012

Gambar Diri


Bacaan: Ibrani 11:31, Matius 1:1-17

                 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa…- Ibrani 11:31
Sebuah puzzle yang berantakan! Tak membentuk gambar, kecuali hanya potongan yang berserakan di sang sini. Benar-benar kacau. Tak sedap untuk dipandang dan bukan hal yang membanggakan seandainya puzzle itu dipajang. Sejujurnya, itulah hidup kita! Latar belakang kita tidaklah baik untuk diceritakan. Kita mungkin berasal dari keluarga broken-home. Masa lalu kita suram, sungguh memalukan untuk diingat. Kita punya sederet kebiasaan buruk yang akan membuat risih telinga yang mendengarnya. Tiap hari kita mengkonsumsi alkohol, terlibat dengan obat bius dan kecanduan berat akan hal-hal yang berbau pornografi! Belum lagi predikat sebagai preman atau cap “sampah” terlanjur melekat kuat di dalam diri kita!

                    Seperti menyatukan kembali potongan puzzle yang berserakan, maka kita pun rindu gambar diri kita dipulihkan. Namun terbersit juga rasa putus asa sebab
bagaimana mungkin kita bisa dipulihkan dari masa lalu yang sedemikian suram dan parah? Yang berjuang untuk pemulihan gambar diri bukanlah Anda seorang. Ribuan tahun yang lalu seorang perempuan yang terlanjur mendapat predikat “perempuan sundal” juga mengalami hal yang sama dengan kita, namun nyatanya ia benar-benar dipulihkan. Namanya Rahab! Meski pernah jadi perempuan sundal bukan berarti gambar dirinya tak bisa dipulihkan, sebab nyatanya kita akan menjumpai namanya lagi dalam silsilah keluarga Tuhan Yesus! Apalagi melihat kenyataan bahwa namanya disejajarkan dengan pahlawan iman, seperti yang dicatat dalam Ibrani 11.

                     Gambar diri yang rusak bisa dipulihkan, selama kita punya kerendahan hati untuk minta ampun kepada Tuhan dan mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh. Tidak peduli sehitam apapun lembaran hidup kita yang lama, yang pasti di dalam Kristus selalu ada pengampunan dan pemulihan. Sudah terlanjur memiliki kebiasaan buruk? Tidak ada manusia yang tidak dapat diubah oleh Tuhan. Siapa bilang watak buruk tidak bisa diubah? Asalkan kita memiliki kemauan untuk berubah, maka Tuhan juga akan mengubah hidup kita.
Puzzle itu memang berantakan dan tak beraturan. Tapi jangan terburu-buru menyudahi cerita ini. Sebuah tangan dengan lembut memungut potongan demi
potongan lalu mulai menyusun dan memulihkannya dan luar biasa, terlihat Sebuah gambar yang indah …

Di sela waktu senggang Anda, mainlah puzzle! Seperti itulah Tuhan memulihkan gambar diri kita!

(Kwik) renungan-spirit